Program
Alat Kecerdasan Buatan untuk Kreator Daerah
Membuka akses teknologi yang selama ini hanya terjangkau segelintir pihak, lewat UPLORA.
Inilah kekuatan yang tidak dimiliki banyak gerakan daerah: Mahmud Ardi Widanto memimpin PT UPLORA Digital Nusantara, perusahaan yang membangun aplikasi kecerdasan buatan untuk kreator konten.
Arahnya jelas — kreator daerah tidak boleh tertinggal hanya karena tidak mampu membeli alat mahal. Lewat UPLORA, pekerjaan yang dahulu menuntut komputer kuat, perangkat lunak berbayar, dan keahlian teknis kini cukup dijalankan dari ponsel: cukup memberi perintah, dan karya berjalan sendiri sampai tayang.
Bagi beliau ini bukan sekadar soal teknologi, melainkan soal keadilan kesempatan. Kreator dari Dlingo dan Rongkop berhak bersaing di panggung yang sama dengan kreator ibu kota.