Langsung ke isi
Sahabat M ArdhiBantul & Gunungkidul

Rekam jejak

Perjalanan panjang melayani, dari satu ruang ke ruang berikutnya

Dipercaya memimpin lembaga perwakilan pada usia 30 tahun, mengelola organisasi, membangun usaha sendiri, dan kini memimpin perusahaan teknologi. Setiap butir di bawah menyertakan sumbernya, agar siapa pun dapat memeriksanya sendiri.

  1. 1 Jan 2014

    Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul di Usia 30 Tahun

    Salah satu pimpinan lembaga perwakilan termuda yang dipercaya memimpin di Bantul.

    Mahmud Ardi Widanto dipercaya menjadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul pada usia 30 tahun — sebuah amanah yang jarang diberikan kepada tokoh semuda itu, dan menuntut kematangan dalam pengambilan keputusan kolektif serta koordinasi lintas pihak. Di masa itu ia dikenal berdiri di pihak pedagang kecil: memperjuangkan perlindungan pasar tradisional dengan membatasi laju minimarket, dan memperluas akses pasar bagi para pedagang. Cara kerjanya sudah terbentuk sejak masa itu — mendengar lebih dahulu, menimbang kepentingan yang beragam, baru mengambil keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Sumber: Suara Jogja ↗

  2. 1 Jan 2015

    Memimpin DPD PAN Kabupaten Bantul

    Dipercaya memimpin organisasi partai tingkat kabupaten dan membangun jaringan sampai kalurahan.

    Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kabupaten Bantul, Mahmud Ardi Widanto memimpin konsolidasi organisasi sampai ke tingkat kapanewon dan kalurahan. Jaringan yang dibangun bertahun-tahun itulah yang hari ini menjadi tulang punggung penyaluran aspirasi warga.

    Sumber: Suara Jogja ↗

  3. 1 Jan 2016

    Direktur Utama CV Sengon Mandiri

    Memimpin usaha sendiri, memahami langsung tantangan pelaku ekonomi kecil.

    Di luar ruang publik, Mahmud Ardi Widanto memimpin CV Sengon Mandiri sebagai Direktur Utama. Pengalaman menjalankan usaha sendiri memberinya kacamata kedua dalam membaca persoalan warga: bukan hanya dari sisi kebijakan, tetapi juga dari sisi orang yang harus menanggung biayanya. Itulah yang membuatnya bersungguh-sungguh mendampingi UMKM lewat koperasi.

    Sumber: Espos ↗

  4. 9 Des 2020

    Dipercaya Maju sebagai Calon Wakil Bupati Gunungkidul 2020

    Diusung PAN mendampingi Sutrisna Wibawa; dipercaya 144.012 warga Gunungkidul.

    Pada Pilkada 2020, Mahmud Ardi Widanto diusung Partai Amanat Nasional untuk mendampingi Sutrisna Wibawa sebagai Calon Wakil Bupati Gunungkidul. Sebanyak 144.012 warga memberikan suaranya kepada pasangan ini — jumlah kepercayaan yang tidak kecil untuk seorang tokoh muda, dan hanya berselisih tipis dari perolehan tertinggi. Bagi beliau, angka itu bukan sekadar hasil hitung. Itu adalah 144.012 orang yang menaruh harapan, dan harapan tidak berhenti di hari pencoblosan. Hubungan dengan mereka terus dirawat sampai hari ini.

    Sumber: KPU Gunungkidul

  5. 27 Nov 2024

    Diusung Enam Partai pada Pilkada Gunungkidul 2024

    Mendampingi Bupati Sunaryanta dengan dukungan enam partai; dipercaya 129.716 warga dan unggul di lima kapanewon.

    Pada Pilkada 2024, Mahmud Ardi Widanto kembali dipercaya maju sebagai Calon Wakil Bupati Gunungkidul, kali ini mendampingi Bupati Sunaryanta. Pencalonan ini diusung koalisi enam partai — kepercayaan lintas partai yang jarang diperoleh satu nama. Sebanyak 129.716 warga memberikan suaranya, dan pasangan ini unggul di lima kapanewon: Gedangsari, Nglipar, Paliyan, Playen, dan Semanu. Lima kantong itu kini menjadi wilayah yang paling awal disentuh gerakan Sahabat M Ardhi.

    Sumber: KPU Gunungkidul

  6. 1 Jan 2026

    Memimpin PT UPLORA Digital Nusantara

    Membangun aplikasi Play Store yang mempermudah kreator konten Indonesia berkarya.

    Hari ini Mahmud Ardi Widanto memimpin PT UPLORA Digital Nusantara sebagai Chief Executive Officer. Di sana ia membangun UPLORA — aplikasi di Play Store yang mempermudah kreator konten: pekerjaan yang dahulu menuntut alat mahal, waktu panjang, dan keahlian teknis, kini cukup dijalankan dari sebuah ponsel. Baginya ini kelanjutan dari pekerjaan yang sama, hanya berpindah ruang. Dahulu ia memperjuangkan akses warga di ruang perwakilan; sekarang ia memperjuangkan akses kreator daerah di ruang digital — dengan keyakinan yang tidak berubah: kemajuan sejati diukur dari seberapa banyak orang yang ikut terangkat bersamanya.

    Sumber: PT UPLORA Digital Nusantara ↗

Seluruh keterangan di halaman ini bersumber dari pemberitaan publik dan dokumen resmi. Menemukan yang perlu diperbaiki? Kirimkan koreksinya lewat halaman Kontak beserta sumbernya.